Perkembangan Komputer Dari Generasi ke Generasi
PERKEMBANGAN KOMPUTER DARI GENERASI KE
GENERASI
Perkembangan komputer dari masa ke masa
salalu mengalami peningkatan. Pada awalnya komputer diciptakan hanya sebagai
alat untuk mempermudah dalam penghitungan matematika. Tetapi seiring dengan
perkembangan zaman komputer terus berevolusi menjadi mesin serba guna.
Evolusi komputer dikelaskan menjadi
beberapa generasi.
Generasi Pertama (1940-1959)
Pada tahun 1946, komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC
(Electronic Numerical Integrator and Calculator). Selanjutnya mesin ini
dikembangkan kembali dengan perbaikan-perbaikan pada tahun 1947, yang disebut
sebagai generasi pertama komputer elektronik terprogram modern yang disediakan
secara komersial dengan nama EDVAC, EDSAC dan UNIVAC 1 dan 2 yang dikembangkan
oleh Eckert dan Mauchly. Untuk pertama kalinya komputer tersebut menggunakan
Random Access Memory (RAM) untuk menyimpan bagian-bagian dari data yang
diperlukan secara cepat.
Ciri Komputer Generasi Pertama :
Komponen yang dipergunakannya adalah 18.000 tabung hampa udara (Vacum
tube) dengan fungsi sebagai penguat sinyal
Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin
Ukuran fisik komputer besar sehingga memerlukan ruangan yang luas
Cepat panas sehingga banyak memerlukan pendingin (AC)
Prosesnya relatif lambat
Kapasitas penyimpanan data kecil
Memerlukan daya listrik yang besar sekitar 174 kilowatts.
Generasi Kedua (1960-1964)
Transistor merupakan ciri khas komputer
generasi kedua sebagai pengganti tabung vakum. Bahan bakunya terdiri atas tiga
lapis, yaitu: “basic”, “collector” dan “emmiter”. Transistor berfungsi sebagai
penguat sinyal. Sebagai komponen padat, tansistor mempunyai banyak keunggulan
seperti tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas, sehingga komputer yang ada
menjadi lebih kecil dan lebih murah.
Ciri-ciri yang lain adalah:
Sudah menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan
COBOL.
Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
Ukurannya lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
Proses operasi sudah lebih cepat dan kebutuhan daya listrik lebih kecil.
Generasi Ketiga (1964 – 1970)
Pada generasi ketiga ini, ribuan transistor akhirnya berhasil digabung
dalam satu bentuk yang sangat kecil. Secuil silicium yang mempunyai ukuran
beberapa milimeter berhasil diciptakan, dan inilah yang disebut sebagai Integrated
Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah:
Karena menggunakan IC (Integrated Circuits) maka kinerja komputer
menjadi lebih cepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer
generasi pertama.
Peningkatan dari sisi software.
Bentuk fisik lebih kecil.
Kapasitas memori lebih besar.
Menggunakan media penyimpanan luar (external disk) dengan kapasitas
besar.
Penggunaan listrik lebih hemat.
Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
Harganya semakin murah.
Generasi Keempat (1970 – 80an)
IC (Integrated Circuits) pada generasi keempat lebih kompleks dan
terintegrasi daripada generasi ketiga. Perkembangan yang dianggap sebagai
komputer generasi keempat adalah penggunaan Large Scale Integration (LSI)
dengan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang
disebut chip dan Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung
puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro
yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk
memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic
core storage.
Komputer-komputer generasi keempat ini
tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible. Sehingga pada
generasi ini belum ditentukan standar sebuah komputer terutama personal
computer (PC).
Generasi Kelima (1980 – sekarang)
Pada generasi kelima dilakukan pengembangan
teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses
trilyunan operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan
bahasa manusia. Manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta
adanya penghematan energi komputer.
Contoh-contoh komputer yang lahir pada
generasi kelima berbasis x86 seperti :
chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor
chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor
chip 486 pada tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor.
pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut
Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta. Kemudian dilanjutkan pada generasi
berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.
Akhir tahun 2000 Intel memperkenalkan Pentium 4, yang merupakan prosesor
terakhir dalam keluarga Intel dengan arsitektur 32 bit (IA-32).
Pada generasi pentium, mempunyai ciri akses
data lebih cepat, tampilan gambar sudah beresolusi tinggi, kemampuan komputer
menjadi semakin canggih walaupun fisiknya semakin kecil.
Generasi Keenam (masa depan)
Secara prinsip ciri-ciri komputer masa
mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan
diantaranya melihat, mendengar, berbicara, dan berpikir serta mampu membuat
kesimpulan seperti manusia. Kelebihan lainnya lagi, kecerdasan untuk
memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi, bisa berkomunikasi langsung
dengan manusia, dan bentuknya semakin kecil. Yang jelas komputer masa depan
akan lebih menakjubkan.
Tablet kertas
Tablet di masa depan kemungkinan punya layar fleksibel dan ketipisannya
hampir seperti kertas. Untuk sekarang, teknologinya memang belum memungkinkan.
Sebab, komponen tablet seperti prosesor dan baterai masih belum bisa dibuat
dengan sangat tipis. Namun berbagai inovasi baru yang menggunakan teknologi
nano akan memungkinkan dibuatnya tablet fleksibel. Misalnya saja, Stanford
University telah mengembangkan sejenis baterai yang bisa ditekuk -tekuk.
Komentar
Posting Komentar